Selasa, 25 Oktober 2016

Pohon Beringin Alun Alun Purbalingga Tumbang Diterpa Angin Kencang



Hujan yang disertai angin kencang yang menerpa Kota Purbalingga Selasa (25/10/2016) siang, menyebabkan pohon beringin besar di Alun-alun Purbalingga Jawa Tengah tumbang.

Sumber: http://radarbanyumas.co.id/pohon-beringin-alun-alun-purbalingga-tumbang-diterpa-angin-kencang/
Copyright © Radarbanyumas.co.id



Nampak Akar pohon yang telah berusia ratusan tahun ini tercabut dari tanah. Padahal ukuran diameternya mencapai ukuran tiga kali tinggi manusia dewasa. Hal ini memancing masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk mendekat dan menyaksikan bagaimana pohon yang biasanya gagah menaungi Alun-alun Purbalingga itu kini nampak tergeletak.

Sumber: http://radarbanyumas.co.id/pohon-beringin-alun-alun-purbalingga-tumbang-diterpa-angin-kencang/
Copyright © Radarbanyumas.co.id

Tak sedikit dari warga yang mengabadikan momen tersebut melalui kamera handphone nya. Bahkan ada yang tampak sedang ber-selfie ria ditengah kejadian yang langka tersebut. Hingga berita ini diturunkan, masih belum jelas apakah ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. (put)

Sumber: http://radarbanyumas.co.id/pohon-beringin-alun-alun-purbalingga-tumbang-diterpa-angin-kencang/
Copyright © Radarbanyumas.co.id
Read More

Rabu, 19 Oktober 2016

Penyerangan Brutal di Tangerang: Stiker ISIS, Tusuk 5 Polisi dan Lempar 'Bom'



Jakarta - Sultan Azianzah (22) mengamuk saat ditegur polisi karena stiker ISIS di pos lalu lintas Yupentek, Cikokol, Tangerang. Dia membabi buta menyerang Kapolsek Tangerang Kompol Effendi dan 4 anggota hingga akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas. 

Peristiwa berdarah ini tepatnya terjadi pada Kamis (20/10/2016) sekitar pukul 07.30 WIB pagi tadi. Ketika itu, Kapolsek Effendi bersama empat korban lainnya sedang bersiap melakukan pengamanan demo buruh.

Tiba-tiba pelaku datang dan menyerang Kompol Effendi, Iptu Bambang, Iptu Heru, Aiptu Agus dan Brigadir S Airifin dengan senjata tajam jenis golok. Kelima polisi itu terluka. 

Tidak hanya itu, Sultan melempar dua benda yang menyerupai bom. Sultan akhirnya ditembak di bagian paha dan kakinya.


Berikut fakta-fakta penyerangan brutal itu:

Sultan Azianzah (22), pelaku penyerangan terhadap Kapolsek Tangerang Kota Kompol Effendi dan 4 anggotanya lebih dulu menempelkan stiker ISIS.

Stiker ISIS itu tepatnya ditempek Sultan di pos lalu lintas Yupentek, Cikokol, Tangerang.

Melihat aksi Sultan, polisi yang tengah bersiap mengamankan demo buruh itu langsung menegurnya. Pengamanan lokal itu dikomandani oleh Kapolsek Tangerang Kota Kompol Effendi.

"Iya begitu kejadiannya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono saat dikonfirmasi, Kamis (20/10/2016).

Tidak terima ditegur, Sultan mendekati dan langsung menyerang secara membabi buta Kapolsek dan 4 anggotanya. 

"Memang ada penyerangan terhadap Kapolsek dan 4 anak buahnya. Sekarang lagi ditangani di rumah sakit," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono saat dikonfirmasi, Kamis (20/10/2016) sekitar pukul 07.30 WIB.

Kompol Effendi menderita luka tusuk di bagian dada (luka tusuk di torak jantung) kemudian dirujuk ke RS Siloam. Sementara dua anggota polisi lainnya, yakni Iptu Bambang Haryadi, Kanit Dalmas Restro Tangerang Kota mengalami luka di dada kiri dan punggung kiri lalu langsung dilarikan ke RSUD Tangerang. Sementara Bripka Sukardi, anggota Satlantas Polsek Benteng menderita luka di punggung kanan dan lengan kanan. Bripka Sukardi dilarikan ke RSUD Tangerang Kota.

Menurut Awi pelaku juga melempar sumbu menyerupai bahan peledak sebanyak dua batang.



Sultan yang tercatat sebagai warga Lebak Wangi, Kelurahan Sepatan, Tangerang, ini akhirnya dilumpuhkan polisi dengan tiga kali tembakan di kaki.

"Pelaku ditembak kakinya dan sekarang sudah di rumah sakit juga," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono kepada detikcom.

Pelaku mengenakan jaket warna biru lengan putih, rompi hitam dan celana panjang hitam. Dari foto yang diperoleh detikcom, tampak kedua lengan pelaku berlumur berdarah.

Dari tangan pelaku, polisi menyita beberapa benda, antara lain:

- 1 buah senjata tajam jenis pisau
- 1 buah senjata tajam jenis badik
- 1 buah sarung senjata tajam badik
- 2 buah benda yang diduga bom pipa, yang terletak di pinggir jalan dan di pinggir kali.
- 1 tas warna hitam
- 1 buah sorban putih
- 1 buah stiker yang menempel di Pos Lantas.


Sultan diduga pengikut teroris dari Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

"Pelaku diduga ISIS," ujar Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Martinus Sitompul, ketika dikonfirmasi, Kamis (20/10/2016).

Informasi yang diperoleh detikcom, pelaku yang bernama Sultan Azianzah (22) membawa sejumlah atribut yang berkaitan dengan ISIS.

Sedangkan, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono belum bisa memastikan dugaan Sultan terkait jaringan teroris.

"Belum, belum. Kami masih fokus penanganan korban dulu di rumah sakit," ujar Kombes Awi.

(aan/fdn)

Sumber: news.detik.com

Foto-foto lain:







Read More

Senin, 17 Oktober 2016

Isyana Sarasvati Begitu Memukau, Penonton pun Berjubel di Festival Jazz Gunung Slamet



PURBALINGGA – Musisi cantik, muda dan berbakat Isyana Sarasvati selalu menyuguhkan penampilan yang memukau di atas panggung. Tak terkecuali dengan aksi pelantun Keep Being You Jiwa ini ketika tampil pada Jazz Gunung Festival Gunung Slamet (FGS) 2016 di Desa wisata Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Sabtu (15/10) malam.

Dinginnya udara di kaki Gunung Slamet itu tak mengusik ribuan penonton yang hadir dari berbagai kota di Jateng untuk meninggalkan kawasan rest area Lembah Asri di desa wisata tersebut. Mereka sampai tuntas menyimak lagu-lagu yang disuguhkan musisi kelahiran Bandung 2 Mei 1993 ini.

Aksi panggung Isyana Sarasvati kali ini menyedot banyak mata netizen karena ia tampil bersama taburan cahaya. Momen istimewa ini disuguhkan oleh para penonton yang menyaksikan dengan merekamnya menggunakan kamera handphone mereka.

Penonton yang memadati arena tempat Isyana tampil tampak begitu bersemangat ketika dirinya membawakan hits Tetap Dalam Jiwa. Tak hanya itu, para penonton juga ikut bernyanyi bersama dengan kompaknya lirik demi lirik Tetap Dalam Jiwa.


Isyana yang lulusan Nanyang Academy of Fine Arts ini juga sangat luar biasa. Sebelum menuju Purbalingga, ia menggunggah fotonya di akun instagram dan memberi status kalimat, “Selamat pagi, untuk menuju Purbalingga, sampai Jumpa.” Hanya dalam beberapa waktu lebih dari 100 ribu folower @isyanasarasvati memberikan like.

Noto, salah satu penggemar Isyana asal Purbalingga juga memberikan komen di instagram tersebut ‘Ahay siap motret dede @isyanasarasvati. Dan Noto yang juga berprofesi sebagai profesional fotografi mewujudkan keinginannya itu untuk hadir di Desa Serang dan mengabadikan langsung Isyana.

Saya sangat puas bisa mengabadikan momen jazz yang pertama kali di gelar di Purbalingga ini. Dan bintang tamunya, seorang musisi yang meraih berbagai prestasi ini,” kata Noto.

Sejumlah album yang semakin mengangkat Isyana antara lain Keep Being You(2014), Tetap Dalam Jiwa (2015), Kau Adalah Ft (2015), dan Mimpi (2016). Penghargaan yang terakhir diraih Isyana adalah Female Singer of the Year & Album of the Year NET Indonesia Choice Award (2016).


(Kabare Bralink/Wisata)

Sumber: kabarebralink.com


Read More

Minggu, 16 Oktober 2016

Purbalingga kian Terkenal, Anji pun Menyambangi Beberapa Tempat yang Hitz


PURBALINGGA - Penyanyi Pop Erdian Aji Prihartanto atau yang akrab disapa Anji mengajak para anggota Karang Taruna (KT) di Desa Majatengah, Palumutan, Bokol dan Kedunglegok, Kecamatan Kemangkon, untuk lebih kreatif dalam membangun masyarakat dan desanya. Hal itu ia sampaikan saat acara Festival Hepi di keempat desa tersebut, Kamis (13/10).

Banyak ide-ide kreatif yang muncul dan bisa dikreasikan menjadi nyata. Anak muda harus seperti itu, apa lagi sudah ada wadahnya di Karang Taruna,” kata mantan vokalis band Drive ini di Balai Desa Palumutan.

Selain bermusik secara solo, dia juga tengah berkreasi di banyak bidang seperti di komunitas musik digital, Dunia Manji, Terang Kreatif, usaha pakaian bayi bersama istrinya dan usaha sambal bersama ibunya.

Banyak hal kreatif yang memiliki prospek baik, selain untuk kegiatan sosial juga untuk meningkatkan sisi ekonomi masyarakat,” ungkapnya.


Di Desa Bokol, ia mengunjungi Sanggar Darimu yang diasuh oleh Dwi Nugroho, peraih pemuda pelopor Jateng. Ia sangat terkesan dengan kegiatan pemberdayaan warga di desa tersebut. Sementara malamnya, di lapangan Desa Majatengah, ia menghibur warga dengan lagu-lagu hitsnya.

Sekretaris Karang Taruna Purbalingga, Sri Wahyuni mengatakan, pihaknya tengah menggerakkan seluruh tingkatan mulai dari kecamatan hingga desa untuk membentuk pengurus Karang Taruna dan menjalankan programnya. Hal ini sesuai dengan instruksi Bupati Purbalingga Tasdi berdasar Permensos RI Nomor 83 Tahun 2015.

Sejumlah Karang Taruna desa sudah bergerak pasti dalam memberdayakan dan membangun masyarakat di desanya. Misalnya Karang Taruna Wirabumi Desa Majapura, Kecamatan Bobotsari yang meraih juara II Karang Taruna Berprestasi Tingkat Provinsi. Atau Karang Taruna Bina Remaja Desa Timbang, Kecamatan Kejobong yang mempunyai usaha ekonomi produktif secara mandiri dengan total modal mencapai Rp 50 juta. Karang Taruna di desa lain pasti akan menyusul prestasi-prestasi itu,” jelas Sri.


(Kabare Bralink/RR)

Sumber: kabarebralink.com


Read More

'Festival Gunung Slamet' Menjunjung Kearifan Lokal untuk Lestarikan Lingkungan


PURBALINGGA – Tembang Jawa Dhandang Gulo berkumandang di Dukuh Kaliurip Gunung, Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Kamis (13/10) pagi. Tembang itu mengawali prosesi pengambilan air di sumber mata air Sikopyah pada rangkaian Festival Gunung Slamet (FGS) ke-II. Makna dari tembang itu menggambarkan kehidupan warga yang hidup rukun, tenteram dan damai. Kehidupan warga tidak terlepas dari air kehidupan yang berasal dari mata air di bawah kaki Gunung Slamet itu.

Kawitane Dusung Serang Iki
Mapan Aning tlatah Karangreja
Sengkup Poro warga kabeh
Sedoyo sami rukun
Nuju Purbalingga kang aji
Ugo podho raharjo
Tentrem lan minulyo
Katon podo samapto
Nglestari tuk suci Sikopyah iki
Mugo bagyo lan mulyo

Sebelum prosesi pengambilan air Si Kopyah, ribuan warga berkumpul di sekitar Mesjid di dukuh itu. Para pembawa lodhong (tempat air dari bambu) yang terdiri dari para ibu-ibu, remaja putri dan para pemuda telah bersiap. Setalah didoakan oleh sesepuh desa setempat, para pembawa lodhing yang berjumlah 777 orang menuju mata air Sikopyah yang berjarak sekitar 1,2 kilometer dari dukuh itu. Dengan melewati jalan setapak di areal tanaman sayuran, mereka tampak bersemangat. Saking banyaknya pembawa lodhong, prosesi pengambilan air itu memakan waktu sekitar 1,5 jam.

Setelah air diambil, mereka kembali turun menuju mesjid selanjutnya menuju balai desa. Air dalam lodhong itu disemayamkan hingga Sabtu (15/10) besok untuk dibawa ke kawasan wisata Lembah Asri yang juga berada di desa tersebut. Jarak dari titik pemberangkatan menuju balai desa lumayan jauh, mencapai 3 kilometer. Para pembawa lodhong tanpa menggunakan alas kaki, tetap bersemangat dan tak ada satupun yang pingsan.


Saya sungguh senang bisa terlibat langsung dalam kegiatan Festival Gunung Slamet. Meski harus berjalan cukup jauh, tapi tidak ada rasa capek sekalipun,” ungkap Narti (19), warga setempat.


Iringan pembawa lodhong diikuti ribuan warga lainnya yang membawa nasi penggel. Nasi jagung itu disebutnya sebagai nasi trigi, karena berisi tiga jenis lauk dan sayur yakni sayur oseng pepaya, tempe goreng, dan ikan asin. Setelah berkumpul di balai desa, warga pembawa lodhong dan pembawa nasi Penggel menikmati makan bersama. Para wisatawan yang berkunjungpun ikut berbaur menikmati nasi penggel tersebut.


Prosesi pengambilan air dengan 777 lodhong bambu dicatat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI). Penghargaan MURI diterima oleh Bupati Purbalingga Tasdi yang didampingi wakil Bupati Dyah Hayuning Pratiwi, dan kepada Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Dinbudparpora) Purbalingga Subeno, selaku penyelenggara pengambilan air tersebut.

Kearifan lokal warga masyarakat yang selalu menjaga sumber mata air kehidupan dan melestarikan lingkungannya, kami kemas dalam sebuah prosesi yang menarik dalam rangkaian Festival Gunung Slamet,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Dinbudparpora) Purbalingga Drs Subeno, SE, M.Si.

Menurut Subeno, FGS yang digelar untuk kali kedua ini, selain melestarikan tradisi warga dalam ruwatan agung, juga untuk mengangkat citra pariwisata Purbalingga khususnya di Desa Wisata Serang. 

“Setelah FGS I digelar tahun lalu, kunjungan wisatawan ke desa Serang naik hingga 400 persen. Ini tentunya memberikan dampak ekonomi warga masyarakat dan tentunya mengangkat citra Purbalingga sebagai kota wisata,” katanya.

Bupati Purbalingga Tasdi dalam kesempatan tersebut mengapreasi kegiatan Festival Gunung Slamet ke-II ini. Selain untuk melestarikan tradisi masyarakat, FGS juga membangkitkan semangat warga untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung perkembangan sektor pariwisata. Tasdi berjanji akan terus menggerakan pembangunan Purbalingga termasuk dalam hal budaya dan wisata.

Saya berharap FGS tahun depan semakin meriah, dan saya akan membantu seragam bagi warga yang terlibat. Paling tidak baju dan kain jaritnya seragam, akan saya siapkan 1.000 stel,” janji Tasdi.

Rangkaian FGS II dimulai pada Kamis (13/10) dengan ritual pengambilan air Tuk Sikoptah, ritual Nyidhuk banyu, estafet ngisi banyu, epersemayaman air Si Kopyah, dan pada malam harinya pagelaran wayang kulit. Kemudian pada Jumat (14/10) ini digelar perang buah tomat dan stroberi di rest area Lembah Asri Serang mulai pukul 08.00, kemudian parade band dan lomba lukis di alun-alun Purbalingga, serta pada Jumat sore parade seni sembilan kabupaten se-Barlingmascakeb Pekalongan.

Selanjutnya, pada Sabtu (15/10) mulai pukul 10.00 kegiatan dipusatkan di rest area Serang Karangreja berupa kirab air Si Kopyah dan hasil bumi, ruwatan agung, rebutan tumpeng dan hasil bumi. Pada Sabtu malamnya digelar Jazz diatas Gunung dengan bintang tamu Isyana Saraswati.


(Kabare Bralink/Wisata)

Sumber: kabarebralink.com




Read More

Yuh, Nyanyi Bareng Isyana Sarasvati di Festival Gunung Slamet


PURBALINGGA- Festival Gunung Slamet (FGS) akan kembali digelar untuk kedua kalinya. Event tersebut diselenggarakan pada 13-15 Oktober 2016 berpusat di Desa Serang, Kecamatan Karangreja.

Salah satu event spesial yg digelar untuk memeriahkan FGS adalah pertunjukan Jazz Gunung Slamet. Penyanyi cantik yang sedang naik daun, Isyana Sarasvati akan menjadi bintang tamu.

Pelantun hits "Tetap Dalam Jiwa" itu akan menghibur pengunjung FGS dengan suara merdunya pada malam Minggu (15/10) mulai pukul 19.00 WIB di rest area Desa Serang.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dinbudparpora) Kabupaten Purbalingga, Subeno mengatakan kegiatan pembukaan festival rencananya akan dihadiri oleh Direktur penghayat dan tradisi pada Ditjen Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayan. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Bupati sekitar.

“Pembukaan Festival akan dilakukan acara kirab Si Kopyah dengan menggunakan properti 777 lodong dan telah didaftarkan untuk mendapatkan rekor MURI,” kata Subeno.

Untuk memeriahkan FGS juga akan diadakan parade budaya 9 kabupaten di Jawa Tengah, yakni, Purbalingga, Banyumas, Banjarnegara, Cilacap, Kebumen, Pemalang, Tegal, Brebes dan Pekalongan. Kegiatan akan dilaksanakan di alun-alun, Jum’at (14/10) pukul 15.00-23.00 WIB.

Selain itu berbagi kegiatan juga digelar di FGS yakni pagelaran Wayang Kulit di Desa Serang, Kamis (13/10), Lomba mewarnai siswa SD di alun-alun Purbalingga, Jum’at (14/10), Parade Band di alun-alun, Jum’at (14/10), Parade Ebeg (kuda kepang) bertempat di desa Serang, Jum’at (14/10).

Kemudian kirab tumpengan hasil bumi dan ruwatan di Desa Serang, Sabtu pagi (15/10). Ada juga lomba foto dan video FGS.

Sumber: kabarebralink.com

Read More

Jumat, 14 Oktober 2016

3 Kali Bongkar Pasang, Ini Formasi Terbaru Kabinet Kerja Jokowi-JK


Jakarta - Belum genap 2 tahun menjabat, Presiden Joko Widodo sudah berulang kali mengubah struktur dan personel Kabinet Kerja. Yang terbaru, Jokowi melantik Ignasius Jonan sebagai Menteri ESDM dan menambah posisi Wakil Menteri ESDM yang diisi oleh Arcandra Tahar. 

Pelantikan Jonan dan Arcandra adalah kali ketiga Jokowi merombak kabinetnya. Sebelumnya, reshuffle kabinet pertama kali dilakukan pada tanggal 12 Agustus 2015 sementara reshuffle kabinet jilid II terjadi pada 27 Juli 2016. 

Dengan bertambahnya nomenklatur wakil menteri ESDM, Kabinet Kerja sekarang semakin gemuk. Kini ada 34 menteri dengan 3 wakil menteri di Kabinet Kerja Jokowi-JK. 

Berikut Struktur Kabinet Kerja Jokowi-JK sejak 14 Oktober 2016:

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: Wiranto
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Darmin Nasution 
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya: Luhut Binsar Panjaitan 
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani 
Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo
Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi
Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia:Yasonna Laoly
Menteri Keuangan: Sri Mulyani
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Ignasius Jonan
Menteri Perindustrian: Airlangga Hartarto 
Menteri Perdagangan: Enggartiasto Lukita
Menteri Pertanian: Amran Sulaiman
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya Bakar
Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi 
Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pujiastuti
Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri 
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Eko Putro Sandjojo 
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
Menteri Kesehatan: Prof.Dr.dr. Nila Djuwita F. Moeloek SpM (K)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Muhadjir Effendy
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi: Muhammad Nasir
Menteri Sosial: Khofifah Indar Parawansa
Menteri Agama: Lukman Hakim Saifuddin
Menteri Pariwisata: Arif Yahya
Menteri Komunikasi dan Informatika: Rudiantara
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah: Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yohana Yembise 
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Asman Abnur 
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional: Bambang Brodjonegoro
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional: Sofyan Djalil 
Menteri Badan Usaha Milik Negara: Rini Soemarno
Menteri Pemuda dan Olahraga: Imam Nahrawi

Wakil Menteri Luar Negeri: AM Fachir
Wakil Menteri Keuangan: Mardiasmo
Wakil Menteri ESDM: Arcandra Tahar 
(imk/try)

Sumber: news.detik.com

Read More
© 2014 KONTEN VIRAL. Designed by Bloggertheme9 | Distributed By Gooyaabi Templates
Powered by Blogger.